Dan,
Ketika jutaan permata yang tak terhingga
Ribuan burung yang tak dapat terhitung terbang meninggalkan sarang
Deburan ombak yang dengan keras menghantam karang
Ketika jutaan permata yang tak terhingga
Ribuan burung yang tak dapat terhitung terbang meninggalkan sarang
Deburan ombak yang dengan keras menghantam karang
Aku masih berdiri di tepi, menatap semua yang terjadi
Mempelajari dengan hati, juga dengan segala rasa dalam kepala
Dengan luasnya doa-doa yang tak dapat lagi diukur
Aku tersungkur untuk harus tetap bersyukur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar